You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencarian Hari Kedua Korban Kapal Zahro Express Masih Nihil
photo Doc - Beritajakarta.id

Pencarian Hari Kedua Korban Kapal Zahro Express Masih Nihil

Pencarian hari kedua korban Kapal Zahro Express yang terbakar, Minggu (2/1), tidak menemukan hasil. Dalam pencarian, dikerahkan sebanyak 10 kapal dan 15 penyelam.

Untuk besok akan kita tambah menjadi 20 penyelam. Kita juga sudah buat notifikasi pelayaran bila ada kapal yang menemukan korban agar melapor

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Felicianus Henry Bambang Soelistyo mengatakan, pada hari pertama, Minggu (2/1), kemarin berhasil dievakuasi sebanyak 247 penumpang. Dari jumlah itu, sebanyak 23 di antaranya dalam kondisi meninggal dunia.

"Pencarian hari kedua dimulai pukul 10.00 tadi. Hingga sore ini kita belum menemukan korban lain," ujarnya, Senin (2/1).

Spesifikasi Kapal Zahro Express Diselidiki

Dijelaskan Soelistyo, pencarian dibantu oleh berbagai pihak, di antaranya TNI, Kepolisian, Dinas Perhubungan dan Transportasi serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) DKI Jakarta. Pencarian dilakukan di sekitar area tempat kapal terbakar.

"Untuk besok akan kita tambah menjadi 20 penyelam. Kita juga sudah buat notifikasi pelayaran bila ada kapal yang menemukan korban agar melapor," tandasnya.

Rencananya, besok pencarian akan dilanjutkan pukul 06.00 dan akan dilaksanakan selama tujuh hari kedepan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye838 personNurito